Malam ini kusendiri, kembali pada titah sang gusti
Untuk mewarnai gelap dengan seribu kisah indah dalam hidupku
Ku kumpulkan cahaya redup bulan dengan kepingan sayap bintang
Untuk melukis elok senyum di wajahmu
Dengan tetes air mata rindu
bersama polesan desahan nafas kalbu
Diatas hamparan selimut mimpi
Dirimu berlari, mencuri hati
Bunda........
Aku kan mengadu padamu
Tentang hati yang kian pilu
Tentang hati yang sudah kian tak menentu
Jikalau anak perantauanmu telah membangun mimpi
Diatas bahtera malam yang tak bertepi
Bunda........
Aku ingin berkisah tentang rindu akan dirinya
Akan hati yang selalu memuja dengan syair puisi tak berirama
Namun bunda..........
Aku bukanlah arjuna yang punya seribu tahta
Agar dia percaya kalaulah rasa ini memang ada
Bersemayam bersama waktu yang selalu kujalani
Dengan doamu bunda, saat kau panjatkan bersama datangnya senja
Bunda.......
Kembalilah peluk diriku
Dengan hangat cinta dan kasihmu agar aku tak lagi merasa sepi
Bunda ......
Kidungkanlah lagu nina bobo’ itu
Seperti saat aku masih diayunan dulu
Agar aku terlelap dalam sucinya dekapan surgamu
Bunda......
Kembali ajari aku untuk melupakannya
Seperti bunda mengajariku tersenyum saat aku mungil duli
Bunda .......
Sucikan tubuhku dengan doamu
Seperti dulu waktu bunda memandikanku di kali itu
Hanyutkan segala angkuh dan dosaku bersama deras aliran air itu
Yakinkan diriku kalaulah ini yang terbaik untukku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar