Seandainya ada yg datang untuk menemani sepi malamku, akan kujadikan dia
permaisuri dalam hatiq dalam hidup dan juga matiku bahkan sampai kekal
abadi disurga bersama beribu bidadari itu………
Bersamanya akan kusulam rindu menjadi lagu sahdu yang mengiringi setiap
derap langkah kakiq bersamamu diatas permadani merah itu…….
Kulantunkan sair-sair cinta berbait sayang bernada kesetiaan untuknya
dalam sebuah hanyutan derasnya alirah sungai nil dan gemericik bebatuan
kecil disebuah emperan tanah kadas itu……
Kusirami benih rasa ini dengan beningnya air telaga biru yang menjadi
satu dengan sucinya hatiq untuk menjadikanmu sesuatu yang halal bagiq…….
Cantiknya parasmu, putihnya kulitmu, manisnya senyummu, juga tajamnya
pandangan matamu membuat aq harus tertunduk malu, ibarat remang merah
senja itu…….. sebuah lukisan murni atas kuasa-NYA.
Namun…………..
Ibarat bunga layu……. Itulah perasaanq, disaat ku masih harus menunggumu, tanpa tahu akan bayanganmu.
Kucoba melukis wajahmu dengan awan itu, namun hujan menjadikannya rintik sehingga kutaklagi dapat mengenalmu……..
Kucoba melukis dengan hujan itu, namun mentari hadir, menjadikan semua sirna tanpa bekas sedikitpun…….
Kucoba melukis dengan sinar mentari itu, namun malam menjemputku, sehingga kutaklagi dapat melihatmu......
Kucoba melukis dengan gelap malam itu, namun senyuman rembulan bersama kelap-kelip bintang menjadikan malam menjadi terang………
Wahai awan, hujan, mentari, rembulan bahkan engkau bintang, kenapa engkau menjadi penghalang akan tulus cintaq kepadanya…….
Taukah engkau atas perasaanku…..?
Pahamkah engkau akan kesunyian hatiku…..?
Mampukah engkau membendung nafsuku.....?
Kenapa engkau biarkan air mata kesendirian ini menetes.....?
Haruskah engkau biarkan hati ini menangis...?
Jangankan diriq, adampun tak mampu ..........
Ya rabb ..... kepada-MU kutitipkan rasa ini, kepada-MU kuserahkan hati
ini, dan kepada-MU pula kuberserah diri, semoga hanya dengan kasih dan
sayang serta kuasa-MU yang akan mempertemukanku dengannya........ karena
diriku tau, semua adalah ciptaan-MU dan berada dalam genggaman
kuasa-MU, maka tiada yg sulit bagi-MU, kecuali tanpa kehendak-MU,
siapapun tak kan pernah mampu.
Memang diriku tak pantas dengan kesempurnaan ciptaan-MU dikarenakan
diriq juga tak sempurna, namun apalah salahq jika qberharap sesuatu yg
sempurna dari-MU agar menjadi pelengkap dalam kesempurnaan imanq
kepada-MU.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar